Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2011

Songket Aceh Go International

 TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Desainer ternama Indonesia, Amy Atmanto, berencana menggelar fashion show di Milan-Itali dan Perancis pada akhir 2011. Perancang berdarah Aceh yang menjadi Brand Ambassador Crystal Swarovski ini akan memakai songket aceh sebagai bahan dasar gaun-gaun muslimah glamour rancangannya.
Amy yang dipercaya banyak selebriti untuk merancang gaun pengantin mereka itu mengaku sangat tertarik dan terinspirasi desain songket aceh. Ia pun memborong songket yang dijual di outlet Nyak Ni di Jalan Tuanku Imam Bonjol, Banda Aceh, untuk dibawa pulang ke rumah kebaya, Royal Sulam, miliknya di Jakarta. Menjadikan songket Aceh go international lewat pameran-pamerannya di dunia pun berkali-kali diucapkan perempuan berusia 33 tahun ini.
Datang bersama artis Cut Yanti yang baru-baru ini mendirikan perkumpulan artis Cinta Kain Aceh, Amy terlihat sibuk dan bersemangat mengomentari corak, warna, dan kualitas songket aceh. "Corak, motif, dan warna songket aceh sangat bagus dan indah, Saya akan menciptakan trend mode gaun terbaru dan bisa saya pamerkan di peragaan busana karya saya di Milan dan Paris akhir Desember ini. Peragawatinya akan saya pilih yang berdarah Aceh juga, namanya Tasha," kata desainer kelas atas ini.
Ia juga menyatakan akan mengangkat songket aceh untuk menjadi trend di Indonesia. "Sebagai desainer saya akan menciptakan trend untuk memakai songket aceh di kalangan artis, model, peragawati, dan ibu-ibu pejabat kenegaraan. Mereka bisa memakai songket ini di acara-acara resmi," kata Amy.
Dengan sedikit sentuhan kreativitas, seperti cara memotong, menggabungkan dengan kain bahan lain, menambah payet, kristal, atau renda, songket Aceh menurutnya akan bisa tampil menjadi gaun muslimah yang cantik, mewah, dan elegan.
Amy yang tahun lalu memakaikan songket padang ke Miss Universe 2007, Riyo Mori, ini, mengaku prihatin dengan songket aceh yang memiliki potensi bagus untuk dikembangkan tapi tidak begitu terkenal di Tanah Air.
"Setiap ada pameran saya melihat yang diekspose besar-besaran adalah songket palembang, bugis, dan padang. Padahal songket aceh jauh lebih bagus motifnya. Jika kualitas kain songketnya diperbaiki dan didesain dengan baik, songket aceh bisa mengalahkan keindahan songket lain dan nilai jualnya jadi jauh lebih tinggi," analisa perancang gaun pengantin selebriti Indonesia Kiki Amalia dan Intan Nuraini ini.

Source : link

Delapan Pesawat Garuda akan Dilengkapi dengan Wifi

REPUBLIKA.CO.ID - Garuda Indonesia akan menyediakan layanan internet nirkabel (Wi-Fi) untuk delapan pesawat baru yang rencananya didatangkan pada tahun depan.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar usai menghadiri diskusi '4 Langkah Strategik bersama SWA', di Jakarta, Selasa.

Menurut Emirsyah, layanan Wi-Fi untuk delapan pesawat ini merupakan tahap pertama.
Untuk merealisasikannya, perseroan akan mengeluarkan dana yang tak kecil, tapi ini demi memberikan kenyamanan dan keleluasaan bagi pengguna pesawat Garuda, hal itu akan tetap dilakukan.

"Bayangkan saja untuk satu pesawat aja kita butuh 100 ribu dolar AS," ungkapnya.
Dengan adanya rencana layanan Wi-Fi ini, Garuda telah mengkomunikasikannya kepada Kementerian Perhubungan selaku regulator.

Diakuinya, berdasarkan Undang-Undang No. 1/2009 tentang penerbangan, Hal itu tidak memperbolehkan menggunakan alat komunikasi di atas pesawat. "Fasilitas ini lebih ke SMS dan email. Bukan bicara ," tuturnya.

Sementara itu, SM Investor Relation Garuda Ikhsan Rosan mengungkapkan layanan internet ini akan dipasang di pesawat baru Garuda, seperti Airbus 330-200, dan Boeing 737-800NG yang baru didatangkan, serta Boeing 777-300ER yang sebenarnya sudah terpasang dan akan didatangkan pada Mei 2013. "Yang penting, Garuda dapat meningkatkan pelayanan bagi penumpang," imbuh Ikhsan.

Rencananya, hingga 2015, Garuda Indonesia akan menambah armada dari 84 menjadi 154 pesawat untuk melayani penerbangan domestik dan internasional. Targetnya, rata-rata usia pesawat Garuda adalah lima tahun pada 2015 mendatang. (T.KR-SSB)

source : link
 
animasi blog